link menu

Selasa, 24 Desember 2013

Belajar dari matahari

Dengan ikhlas matahari menyinari bumi, menghangatkan dari dinginnya kegelapan. Mungkin ini yang disebut ikhlas. Tanpa mengharapkan apapun dari bumi. 

Sayangnya matahari tidak menjdikan ia mendekati bumi, karna matahari tau itu akan membinasakan bumi. 

Begitupun manusia, saya kamu kita semua, jika mendekat hanya akan membawa kebinasaan, lebih baik diam. 


Manusia setengah

Pertanyaan yang mungkin sering manusia ungkapkan adalah tujuan manusia hidup itu untuk apa?, dari mana awalnya manusia ini?, seperti apa proses perkembangan manusia ini? Dan banyak lagi pertanyaan dalam kepala saya.

“Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya” Q.S At-Tin : 4

Mahluk unik dengan berdiri tegak diatas dua kaki, memiliki kemampuan berkomunikasi dan kemampuan berfikir dan berkembang. Konon katanya bahwa manusia berasal dari kera. Proses evolusi yang lama mengubah kera primitif menjadi bentuk yang sempurna menjadi manusia yg dikenal dengan homo sapiens. Teori evolusi sebuah konsep dunia barat yang berusaha menjawab asal muasal dari adanya manusia. Konon kera yang merupakan kerabat manusia, memiliki jumlah kromosom yang sama, volume otak yang relatif lebih kecil, dan penampakan fisiologis yang memang ada kemiripan. Benarkah manusia berasal dari proses evolusi kera?