saya meyakini sekali bahwa Allah akan senantiasa memberikan yang terbaik bagi kita terkait dengan doa yang kita panjatkan. pernahkah kita berdoa kepada Allah tentang sesuatu agar terjadi dan kita mengetahui orang lain disana berdoa juga agar sesuatu tersebut tidak terjadi. atau pernahkan kita menginginkan sesuatu dan orang lainpun menginginkan hal itu sedangkan sesuatu itu hanya bisa dimiliki oleh satu orang saja. jika berfikir bebasnya, akan ada doa yang dikabul dan doa yang tidak dikabul, doa yang satu harus membatalkan doa yang lainnya.semoga pernyataan saya barusan itu salah, doa bukanlah berbicara kompetisi untuk dikabul dan tidak, doa yang dikabul hanyalah bicara dirikita layak atau tidak dengan doa tersebut.
Minggu, 27 April 2014
tentang Doa
saya meyakini sekali bahwa Allah akan senantiasa memberikan yang terbaik bagi kita terkait dengan doa yang kita panjatkan. pernahkah kita berdoa kepada Allah tentang sesuatu agar terjadi dan kita mengetahui orang lain disana berdoa juga agar sesuatu tersebut tidak terjadi. atau pernahkan kita menginginkan sesuatu dan orang lainpun menginginkan hal itu sedangkan sesuatu itu hanya bisa dimiliki oleh satu orang saja. jika berfikir bebasnya, akan ada doa yang dikabul dan doa yang tidak dikabul, doa yang satu harus membatalkan doa yang lainnya.semoga pernyataan saya barusan itu salah, doa bukanlah berbicara kompetisi untuk dikabul dan tidak, doa yang dikabul hanyalah bicara dirikita layak atau tidak dengan doa tersebut.
Jumat, 25 April 2014
Manusia Sebagai Mahluk Istimewa
Akal Mencari Tuhan (tulisan lama)
beberapa waktu lalu ilmuan telah menyatakan hal yang sangat luar biasa Temuan seorang peneliti menjadi perhatian dunia saat ini. Sebuah sungai telah di temukan di kedalaman laut Cenota Angelita, Mexico. Sebuah sungai yang memiliki rasa tawar dan terpisah dari air laut yang asin. Temuan ini semakin menguatkan kebenaran Al-Quran.
Minggu, 13 April 2014
"Tuhan" ku bukan "Tuhan"
kita mengenal Allah sebagai Tuhan, dalam bahasa Arab terdapat kata Rabb dan Illah yang dalam bahasa indonesia terjemah sederhananya adalah Tuhan. benarkah istilah Rabb dan Illah itu adalah sama dan terwakili dengan kata Tuhan?
dalam buku 4 istilah dalam Al-quran, syeikh abu ala al maududi mengupas hal ini dari segi bahasa, namun disini saya tidak akan men-share secara detail karna keterbatasan ilmu, jika ada koreksi mangga silahkan saja di sampaikan. oia buku ini juga bisa di download secara bebas di google, silahkan saja. jika tidak bisa saya emailkan. bila ada kesalahan mohon di ingatkan. :)
Illah
arti dari illah ini di jabarkan secara merinci dalam buku, tapi saya ambil simpulannya saja bahawa illah itu adalah sesuatu yang sebenarnya sangat di cintai, di ibadahi, di utamakan, di sembah, kepadanya seseorang menitipkan keselamatan, sesuatu yang akan dapat mengabulkan dan memenuhi semua kebutuhan hidup seseorang.Illah ini akan disematkan kepada Ma'bud atau sesembahan yang disembah dikarenakan bahwa Ma'bud tersebut dapat : a. memenuhi kebutuhan hidupnya, b. maha pelindung, c. maha penenang, d. mempunyai kekuasaan mutlak yang tidak ada tandingannya, e. maha gagah dan maha perkasa, f. suatu zat yang ghaib dan tidak dapat diindra oleh panca indra.
simpulan ini didasarkan pada Bahasa yang dalam bukunya dirinci secara jelas, sedangkan berikutnya penulis memberikan pembahasan berdasarkan pendapat dari masyarakat terdahulu.
pendapat orang jahiliyah tentang Uluhiyah atau ketuhanan dan illah diceritakan dalam Alquran
mendapatkan pertolongan dari mereka." (Q.36:74.)
- orang yang mengangap bahwa sesuatu sebagai pelindung dan penolongnya, dapat menghilangkan penderitaan dan memenuhi keinginannya. mampu mengabulkan permohonan dan dapat memberikan manfaat atau menimpakan kemudharatan, ia juga merasa bahwa sesuatu itu berwenang dan berkuasa atas aturan alam.
- Begitu juga bila ia takut pada sesuatu dan taat padanya serta yakin, bahwa kemurkaannya akan mendatangkan malapetaka dan keredhaannya akan melimpahkan rahmat baginya. itu karena sesuatu itu di yakini harus di taati dan ditakuti
- Orang yang memanjatkan doa kepada selain Allah memohonkan untuk keinginannya, padahal ia beriman terhadap Allah s.w.t., maka mendorong untuk ia berbuat demikian, adalah keyakinannya, bahwa yang dimohoni itu sekutu Allah dalam Uluhiyah (Ketuhanan). Begitu juga, orang yang tunduk pada aturan yang bertentangan dengan kitabullah (norma-norma alamiah/insaniah), jelaslah bahwa ia telah mengakui kemutlakan kekuasaan pembuat aturan itu.
Rabb
dalam bukunya beliau menyampaikan bahwa rabb ini adalah berkaitan dengan pendidikan, Pengasuhan dan sebagainya. Selain daripada itu, ia mencakup banyak arti, iaitu Kekuasaan, Perlengkapan, Pertanggungjawaban, Perbaikan, Penyempurnaan dan sebagainya. Sebab itu, maka kata tersebut merupakan suatu prediket bagi suatu kebesaran, keagungan, kekuasaan dan
kepemimpinan.
alamiah/insaniah). Malah dianggap adil.
secara simpulan rabb ini di artikan dalam beberapa hal yaitu :
- memelihara, melindungi, menjamin keinginan seluruh makhluk
- berkuasa yang berhak memerintah dan melarang.Sebagai pucuk pimpinan yang kepadaNya diserahkan segala urusan, memberi petunjuk dan membuat peraturan.
layaknya para kaum-kaum terhadulu, mereka meyakini Allah sebagai Rabb namun enggan mengakui Allah sebagai satu-satunya yang berhak disembah.
semoga kita bisa senantiasa memurnikan ketuhidan kita kepada Allah, mendudukan Bahwa Allah lah sebagai Illah dan sebagai Rabb. Aminn..
Kamis, 20 Maret 2014
Sombong is Takabur
topik pembahasan kali ini adalah Takabur, satu dosa yang dalam satu hadist cukup besar sekali pengaruh terhadap keselamatan.
dalam kehidupan pernah pasti kita merasa bahwa diri kita lebih tinggi dari orang lain, meremehkan orang lain, karena kita lebih berpendidikan, lebih harta, atau hanya karena lebih tua.
dalam ceramahnya aa, kita ini sama sekali tidak lah layak untuk berlaku sombong. diri kita yang lemah ini bahkan repot ketika tidak bisa menarik nafas, atau bahkan ketika sulit membuang angin. betapa lemahnya kita ini. bahkan (maaf) kemana mana kita selalu membawa kotoran dalam perut kita. tak ada yang perlu di banggakan. kita adapun asalnya dari (maaf) dua alat kencing, laki-laki ketika berbentuk sperma, dan dari perempuan ketika lahir kedunia. tidak ada yang perlu di banggakan.
sebenarnya kita perlu bersyukur bahwa Allah telah menutupi 3 hal dalam diri ini sehingga orang lain masih ada yang mau berbicara dengan kita, masih mau berjabat tangan dan masih mau duduk sebelahan. hal yang Allah swt tutupi adalah adanya kulit yang menutupi, bayangkan jika kulit kelopak mata dihilangkan, tentu berbicara dan ngobrol pun akan tidak nyaman dan bahkan menyeramkan dengan melihat bola mata yang bulat.Allah telah menutupinya sehingga enaklah kita berbicara. hal kedua yang Allah tutupi adalah kita tidak mampu membaca pikiran orang lain. kita bisa jadi akan stres jika kita tau apa isi kepala orang lain, bisa jadi orang lain memikirkan hal yang tidak-tidak kepada kita dan membuat risih diri kita. hal ketiga adalah ketika Allah SWT masih menutupi Aib-aib kita yang begitu banyaknya. Allah masih menjaga dirikita sehingga masih ada yang mau ngobrol, duduk, bersalaman dengan kita, padalah jika orang lain tau dosa apa saja yang telah dilakukan oleh tangan ini, bisa jadi mereka enggan samasekali untuk duduk disebelah kita atau hanya berjabattangan saja.
kini saat nya introspeksi diri, bahwa banyak sekali prilaku-prilaku yang bisa jadi itu satu kesombongan yang muncul akibat kelalaian kita. baik itu menolak kebenaran ataupun berupa meremehkan orang lain.
sebanyak 17 kali kita berdoa dalam shalat untuk diberikan petunjuk dan jalan yang Allah ridhai, dari mana saja petunjuk itu bisa datang, dari ceramah, membaca, kritikan orang, berbagai caranya harus tetap kita syukuri karna itu akan menjadikan kita bisa kembali kepada jalan yang lurus. semoga dirikita ini terlindung dari godaan-godaan setan yang terkutuk yang selalu mengajak kepada kesombongan.
Darul Tauhid.
Rabu, 19 Maret 2014
Dialog monolog
Rabu, 12 Maret 2014
JADI IKHWAN JANGAN CENGENG, di ambil dr tulisan @heri hertanto (repost)
Nemu tulisan di note facebook, tercerahkan dan saya pengen nangis mengingat semua nasihat ini. T_T
selamat menyimak.
Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Dikasih amanah pura-pura batuk.. Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk.. Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk.. Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut.. Afwan ane nguru...s anu ngurus itu jadinya suntuk.. Terus dakwah gimana? digebuk? Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Dikit-dikit dengerin lagunya edcoustic.. udah gitu yang nantikanku di batas waktu, bikin nyelekit.. Ke-GR-an tuh kalo ente melilit.. Kesehariannya malah jadi genit.. Jauh dari kaca jadi hal yang sulit.. Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt… Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Dikit-dikit SMSan sama akhwat pake Paketan SMS biar murah.. Rencana awal cuma kirim Tausyiah.. Lama-lama nanya kabar ruhiyah.. sampe kabar orang rumah.. Terselip mikir rencana walimah? Tapi nggak berani karena terlalu wah! Akhirnya hubungan tanpa status aja dah! Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Abis nonton film palestina semangat membara.. Eh pas disuruh jadi mentor pergi entah kemana.. Semangat jadi penontonnya luar biasa.. Tapi nggak siap jadi pemainnya.. yang diartikan sama dengan hidup sengsara.. Enak ya bisa milih-milih yang enaknya aja.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Ngumpet-ngumpet buat pacaran.. Ketemuan di mol yang banyak taman.. Emang sih nggak pegangan tangan.. Cuma lirik-lirikkan dan makan bakso berduaan.. Oh romantisnya, dunia pun heran.. Kalo ketemu Murabbi atau binaan.. Mau taruh di mana tuh muka yang jerawatan? Oh malunya sama Murabbi atau binaan? Sama Allah? Nggak kepikiran.. Yang penting nyes nyes romantis semriwing asoy-asoy-yaannn. . Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Disuruh infaq cengar-cengir. . Buat beli tabloid bola nggak pake mikir.. Dibilang kikir marah-marah dah tuh bibir.. Suruh tenang dan berdzikir.. Malah tangan yang ketar-ketir. . Leher saudaranya mau dipelintir! Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Semangat dakwah ternyata bukan untuk amanah.. Malah nyari Aminah.. Aminah dapet, terus Walimah.. Dakwah pun hilang di hutan antah berantah.. Dakwah yang dulu kemanakah? Dakwah kawin lari.. lari sama Aminah.. Duh duh… Amanah Aminah.. Dakwah.. dakwah.. Kalah sama Aminah.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Buka facebook liatin foto akhwat.. Dicari yang mengkilat.. Kalo udah dapet ya tinggal sikat.. Jurus maut Ikhwan padahal gak jago silat.. “Assalammu’alaykum Ukhti, salam ukhuwah.. udah kuliah? Suka coklat?” Disambut baik sama ukhti, mulai berpikir untuk traktir Es Krim Coklat .. Akhwatnya terpikat.. Mau juga ditraktir secara cepat.. Asik, akhirnya bisa jg ikhtilat… yaudah.. langsung TEMBAK CEPAT! Akhwatnya mau-mau tapi malu bikin penat.. badan goyang-goyang kayak ulat.. Ikhwannya nyamperin dengan kata-kata yang memikat.. Kasusnya sih kebanyakan yang ‘gulat’.. Zina pun menjadi hal yang nikmat.. Udah pasti dapet laknat.. Duh.. maksiat.. maksiat… Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Ilmu nggak seberapa hebat.. Udah mengatai Ustadz.. Nyadar diri woi lu tuh lulusan pesantren kilat.. Baca qur’an tajwid masih perlu banyak ralat.. Lho kok udah berani nuduh ustadz.. Semoga tuh otaknya dikasih sehat.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Status facebook tiap menit ganti.. Isinya tentang isi hati.. Buka-bukaan ngincer si wati.. Nunjukkin diri kalau lagi patah hati.. Minta komen buat dikuatin biar gak mati bunuh diri.. Duh duh.. status kok bikin ruhiyah mati.. Dikemanakan materi yang ustadz sampaikan tadi? Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Ngeliat ikhwan-ikhwan yang lain deket banget sama akhwat mau ikutan.. Hidup jadi kayak sendirian di tengah hutan rambutan.. Mau ikutan tapi udah tau kayak gitu nggak boleh.. tau dari pengajian.. Kepala cenat-cenut kebingungan. . Oh kasihan.. Mendingan cacingan.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Ngeliat pendakwah akhlaknya kayak preman.. Makin bingung nyari teladan.. Teladannya bukan lagi idaman.. Hidup jadi abu-abu kayak mendungnya awan.. Mau jadi putih nggak kuat nahan.. Ah biarlah kutumpahkan semua dengan cacian makian.. Akhirnya aku ikut-ikutan jadi preman.. Teladan pun sekarang ini susah ditemukan.. Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Diajakain dauroh alasannya segudang.. Semangat cuma pas diajak ke warung padang.. Atau maen game bola sampe begadang.. Mata tidur pas ada lantunan tilawah yang mengundang.. Tapi mata kebuka lebar waktu nyicipin lauk rendang.. Duh.. berdendang… Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Bangga disebut ikhwan.. hati jadi wah.. Tapi jarang banget yang namanya tilawah.. Yang ada sering baca komik naruto di depan sawah.. Hidup sekarang jadinya agak mewah.. Hidup mewah emang sah.. Tapi.. kesederhanaan yang dulu berakhir sudah? Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Dulunya di dakwah banyak amanah.. Sekarang katanya berhenti sejenak untuk menyiapkan langkah.. Tapi entah kenapa berdiamnya jadi hilang arah.. Akhirnya timbul perasaan sudah pernah berdakwah.. Merasa lebih senior dan lebih mengerti tentang dakwah.. Anak baru dipandang dengan mata sebelah.. Akhirnya diam dalam singgasana kenangan dakwah.. Dari situ bilang.. Dadaaahhh.. Saya dulu lebih berat dalam dakwah.. Lanjutin perjuangan saya yah… Jadi Ikhwan jangan cengeng.. Nggak punya duit jadinya nggak dateng Liqo.. Nggak ada motor yaa halaqoh boro-boro.. Murabbi ikhlas dibikin melongo.. Binaan nggak ada satupun yang ngasih info.. Ngeliat binaan malah pada nonton tv liat presenter homo.. Adapula yang tidur sambil meluk bantal guling bentuk si komo.. Oh noo… Jadi Ikhwan jangan cengeng… Jadi Ikhwan jangan cengeng… Jadi Ikhwan jangan cengeng… Jadi Ikhwan jangan cengeng… Jadi Ikhwan jangan cengeng… Akhi… banyak sekali sebenarnya masalah Ikhwan.. Dimanapun harokahnya… Akhi.. Di saat engkau tak mengambil bagian dari dakwah ini.. Maka akan makin banyak Ikhwan lain yang selalu menangis di saat mereka mengendarai motor.. Ia berani menangis karena wajahnya tertutup helm… Ia menangis karena tak kuat menahan beban amanah dakwah.. Akhi.. Di saat engkau kecewa oleh orang yang dulunya engkau percaya.. Ikhwan-ikhwan lain sebenarnya lebih kecewa dari mu.. mereka menahan dua kekecewaan.. kecewa karena orang yang mereka percaya.. dan kecewa karena tidak diperhatikan lagi olehmu.. tapi mereka tetap bertahan.. menahan dua kekecewaan… karena mereka sadar.. kekecewaan adalah hal yang manusiawi.. tapi dakwah harus selalu terukir dalam hati.. Akhi.. disaat engkau menjauh dari amanah.. dengan berbagai alasan.. sebenarnya, banyak ikhwan di luar sana yang alasannya lebih kuat dan masuk akal berkali-kali lipat dari mu.. tapi mereka sadar akan tujuan hidup.. mereka memang punya alasan.. tapi mereka tidak beralasan dalam jalan dakwah.. untuk Allah.. demi Allah.. mereka.. di saat lelah yang sangat.. masih menyempatkan diri untuk bangun dari tidurnya untuk tahajjud.. bukan untuk meminta sesuatu.. tapi mereka menangis.. curhat ke Allah.. berharap Allah meringankan amanah mereka.. mengisi perut mereka yang sering kosong karena uang habis untuk membiayai dakwah… Akhi.. Sungguh.. dakwah ini jalan yang berat.. jalan yang terjal.. Rasul berdakwah hingga giginya patah.. dilempari batu.. dilempari kotoran.. diteror.. ancaman pembunuhan….. dakwah ini berat akhi.. dakwah ini bukan sebatas teori.. tapi pengalaman dan pengamalan… tak ada kata-kata ‘Jadilah..!’ maka hal itu akan terjadi.. yang ada ‘jadilah!’ lalu kau bergerak untuk menjadikannya. . maka hal itu akan terjadi.. itulah dakwah… ilmu yang kau jadikan ia menjadi… Akhi.. jika saudaramu selalu menangis tiap hari.. Bolehkah mereka meminta sedikit bantuanmu..? meminjam bahumu..? berkumpul dan berjuang bersama-sama…? Agar mereka dapat menyimpan beberapa butir tangisnya.. untuk berterima kasih padamu.. Juga untuk tangis haru saat mereka bermunajat kepada Allah dalam sepertiga malamnya.. “Yaa Allah.. Terimakasih sudah memberi saudara seperjuangan kepadaku.. demi tegaknya Perintah dan laranganMu… Kuatkanlah ikatan kami…” “Yaa Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepada-Mu, bersatu dalam da’wah kepada-Mu, berpadu dalam membela syariat-Mu.” “Yaa Allah, kokohkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah pudar.” “Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu.” “Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Yaa Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, Muhammad SAW, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka.” Aamiin Allahumma aamiin.
Senin, 24 Februari 2014
Tingkatan Cinta
ia menyimpulkan bahwa cinta Terbagi menjadi tiga tingkatan cinta apa saja? silahkan menyimak.
Cinta tertinggi adalah ketika cinta kepada Allah, Rasul, dan berjihad di jalanNya. adapun cinta tingkatan kedua adalah cinta kepada keluarga, orang tua, anak-istri, dan kerabat. cinta tingkatan paling rendah adalah cinta kepada keluarga, kerabat, harta, tempat tinggal dengan menomor duakan Allah, Rasul dan berjihad di jalannya.
nah loh para remaja jomblo dan sedang mencari pasangan, kita lihat kecintaan-kecintaan kita ini bakal seperti apa nih, masuk kategori 1, 2, atau 3. sering kali ada pernyataan "aku cinta kepadanya karena Allah." "aku cinta kepada ya karena keshalehannya", aku cinta kepadanya karena bla..bla,,bla..
banyak sekali pernyataan yang mungkin demikian ya, tapi dari kajian malam jumat bareng AA Gym, kembali teringatkan lagi, bahwa Allah maha tau isi Hati, ketika kita berbohong maka kepada siapa kita berbohong, tidak perlu lagi berbohong. Allah maha tau segala isi hati kita, Allah Maha tau perbuatan kita, yang perlu kita lakukan sekarang. Tobat, tobat, tobat, atas semua kebohongan dan alibi-alibi yang kita bikin.
kita dudukan rasa yang telah Allah berikan ini kepada tempatnya, kepada seharusnya ia berada. sekarang Kita serahkan semuanya kepada Allah lagi saja.
wallahualam.
Jumat, 21 Februari 2014
Aku tidak tahu
Namamu sudah tertuliskan di lauful mahfuz, begitupula namaku.
Aku tidak tau apakah namamu berdampingan dengan namaku
Aku tidak tau apakah ajalku lebih dahulu dari ajal mu.
Aku tidak tau apakah rizky mu melalui rizky ku.
Aku tidak tau apakah aku di tempatkan di tempat yang mulia ataukah hanya dirimu.
Aku hanya tidak tau...
Yang aku tau kau sesuatu yang istimewa buatku.
Rabu, 19 Februari 2014
Aku bukan Akh
Akh, satu panggilan yang tidak asing di kalangan aktivis dakwah. Baik di sekolah atopun di kampus.
Cukup lama bergaul dengan lingkungan dakwah tidak menjadikan saya mau di sebut Akh, kenapa? Karena kagok. Hahaha.
Saya melihat banyak Akh-Akh di kampus luar sana keliatannya soleh", alhmdllah, pakaian rapi dengan celana bahan dan selalu membawa mushaf Quran.
Lah gue? Hahaha. Lebih nyaman dengan celana jeans ato PDL, ceritanya demi kenyamanan.
Hebatnya akh-akh ini selalu menjadi perhatian dengan berbagai prestasinya. Dan biasanya pada kalem kalem.
Lah gue? Hahaha.
Bener ga sih, klo liat akhwat" jilbab lebar dengan gamisnya menunjukan kesempurnaan keyakinannya? Jwbnnya ya ada betulnya. Memang d perintahknnya demikian dan tidak mudah untuk bsa berpakaian lebar (katanya). Klo Cowo? Gitu juga ga sh? Klo Blm pke clana bahan jd ikhtong, ikhwan sapotong, pfftt...
Akh ini entah satu panggilan kpd aktivis ato kepada kelompok orang dr harokah tertentu atau berlaku untuk semua cowo. Saya pribadi lebih memilih kata ganti dalam bahasa indonesia, supaya tidak terkesan eksklusif. Jadi kalo mau panggil saya, boleh gilang, boleh ente, boleh akang, boleh aa. :)


